Kertas
4m

Lower High & Lower Low

Lower High dan Lower Low adalah struktur yang membuktikan downtrend masih berjalan. Pelajari cara mengidentifikasinya dan kapan strukturnya rusak.

Kebalikan dari Higher High & Higher Low, Lower High & Lower Low adalah dua elemen yang bersama-sama membuktikan downtrend sedang berjalan. Jika kamu memegang saham dan grafik membentuk pola ini secara konsisten, itu bukan koreksi sementara, melainkan downtrend.

Definisi

Lower High (LH): setiap rebound (kenaikan sementara) tidak berhasil melampaui puncak sebelumnya. Penjual masuk lebih awal di setiap kenaikan, menekan harga kembali sebelum mencapai puncak lama.

Lower Low (LL): setiap titik terendah lebih rendah dari titik terendah sebelumnya. Tekanan jual terus-menerus mendorong harga ke level yang belum pernah ditembus sebelumnya.

Keduanya harus terjadi bersama dan berurutan untuk mengonfirmasi downtrend aktif.

Membaca Struktur LH-LL

Tandai setiap puncak lokal dan lembah lokal pada grafik. Periksa:

  • Apakah puncak terakhir lebih rendah dari puncak sebelumnya? → LH terbentuk
  • Apakah lembah terakhir lebih rendah dari lembah sebelumnya? → LL terbentuk

Jika dua kondisi itu terpenuhi berulang kali, downtrend sedang berlangsung.

BEI

Struktur Downtrend: Lower High (LH) & Lower Low (LL)

Amati bagaimana setiap kenaikan sementara (LH) dan penurunan (LL) terus menembus ke level lebih rendah

450565680795910Puncak 1Lembah 1Rebound 1Drop 2Rebound 2Drop 3
Garis Resistance Downward (LH)
Channel Penurunan (LL)
Volume Transaksi (Lot)Hijau: Beli Dominan | Merah: Jual Dominan

Jangan Buru-buru Beli di Downtrend

Salah satu kesalahan paling umum: melihat harga turun jauh lalu beli karena menganggap "sudah murah". Selama struktur LH-LL masih terbentuk, tidak ada sinyal bahwa penjual sudah menyerah. Harga bisa terus turun lebih dalam dari yang kamu perkirakan.

Downtrend Saham Sektor Teknologi 2022Data Historis BEI

Beberapa saham teknologi Indonesia mengalami downtrend panjang sepanjang 2022. Ambil contoh satu emiten sektor ini:

  • Puncak pertama: Rp 900, lalu turun ke Rp 700
  • Rebound ke: Rp 820 (Lower High, tidak tembus 900)
  • Turun ke: Rp 580 (Lower Low, di bawah 700)
  • Rebound ke: Rp 680 (Lower High, tidak tembus 820)
  • Turun ke: Rp 450 (Lower Low, di bawah 580)

Investor yang membeli di Rp 700 karena merasa "sudah murah" harus duduk menanggung kerugian yang jauh lebih besar. Struktur LH-LL terus berlanjut hingga pertengahan tahun.

Kapan Downtrend Berakhir?

Downtrend tidak otomatis berakhir hanya karena harga sudah turun jauh. Tanda pertama pemulihan adalah:

  1. Rebound berhasil melampaui Lower High sebelumnya
  2. Koreksi berikutnya tidak menembus lembah terakhir (Lower Low tidak terbentuk)
  3. Struktur awal Higher Low mulai terbentuk

Konfirmasi satu tanda saja belum cukup. Diperlukan minimal dua atau tiga titik yang menunjukkan bahwa penjual tidak lagi dominan.

Ringkasan

  • Lower High: setiap rebound gagal melampaui puncak sebelumnya.
  • Lower Low: setiap lembah lebih rendah dari lembah sebelumnya.
  • Selama struktur ini terbentuk, downtrend masih berjalan.
  • Pemulihan awal ditandai ketika Lower High berhasil ditembus ke atas.

Uji Pemahaman Singkat

1.Harga saham bergerak: turun ke 500, rebound ke 620, turun ke 470, rebound ke 590, turun ke 440. Struktur apa yang terbentuk?

2.Sinyal pertama bahwa downtrend mulai melemah adalah?