Fase Mark-up (Kenaikan Harga)
Fase dorongan kenaikan harga masif oleh Smart Money setelah berakhirnya tahap akumulasi.
Fase Mark-up adalah tahap dalam siklus Smart Money di mana harga saham didorong naik secara signifikan setelah fase akumulasi selesai dilakukan.
Pada fase ini, institusi telah menguasai porsi mayoritas lot pasokan saham mengambang (floating shares). Karena pasokan jual di pasar telah langka, dorongan pembelian dalam jumlah sedang saja mampu membuat harga saham melesat naik dengan cepat.
Mekanisme Terjadinya Mark-up
Fase Mark-up memiliki karakteristik pergerakan sebagai berikut:
- Breakout Ber-volume Tinggi: Kenaikan diawali oleh penembusan konklusif atas atap resistance fase akumulasi.
- Pembentukan Struktur Higher High & Higher Low: Harga bergerak membentuk rangkaian puncak dan lembah yang semakin tinggi secara konsisten.
- Koreksi Dangkal (Pullback Sehat): Setiap kali terjadi penurunan sementara, harga tertahan di area support baru atau rata-rata pergerakan (Moving Average) diiringi volume yang menyusut.
- Penikmatan Momentum Publik: Seiring harga bergerak semakin tinggi, partisipasi publik dan investor ritel mulai meningkat, mempercepat laju kenaikan harga.
Visualisasi Fase Mark-up Berkelanjutan (Saham BMRI)
Perhatikan pergerakan rally yang bersih pasca penembusan resistance akumulasi Rp 6.400
Memanfaatkan Pullback dalam Mark-up
Fase Mark-up adalah fase paling menguntungkan bagi para trader pengikut tren (trend follower). Strategi terbaik adalah mencari titik masuk (entry) saat terjadi pullback ke area Higher Low diiringi penurunan volume transaksi.
Setelah mengendap selama beberapa bulan di kisaran Rp 6.200–Rp 6.400, saham BMRI menembus Rp 6.400 dengan lonjakan volume yang sangat masif.
Selama fase Mark-up berlangsung, BMRI terus mencatatkan Higher High dan Higher Low hingga menyentuh level Rp 7.500. Setiap koreksi harian ke area MA20 selalu direspon oleh dorongan pembelian baru dari investor institusi.
Ringkasan
- Mark-up adalah fase dorongan kenaikan harga saham setelah proses akumulasi selesai.
- Terjadi karena pasokan jual di pasar telah langka akibat diserap oleh institusi.
- Dicirikan oleh struktur Higher High & Higher Low yang bersih dan pullback ber-volume rendah.
- Menjadi fase paling ideal bagi trader pengikut tren untuk memanen keuntungan.
Uji Pemahaman Singkat
1.Mengapa harga saham dapat melesat naik dengan sangat mudah pada fase Mark-up?
2.Manakah strategi terbaik bagi trader teknikal saat mengidentifikasi saham yang sedang berada dalam fase Mark-up?