Kertas
4m

Bullish & Bearish Harami

Harami adalah pola dua candle di mana badan candle kedua yang kecil berada sepenuhnya di dalam rentang badan candle pertama yang besar.

Kata Harami berasal dari bahasa Jepang kuno yang berarti "hamil". Nama ini diberikan karena bentuk visual dari pola dua candle ini menyerupai seorang ibu yang sedang mengandung: candle pertama yang besar mewakili sang ibu, dan candle kedua yang kecil berada di dalam perutnya.

Kebalikan dari Engulfing, pada pola Harami, candle pertama berbadan besar dan candle kedua berbadan kecil.

1. Bullish Harami (Penanganan Penurunan)

Bullish Harami terbentuk di akhir tren penurunan dan menandai pengereman tekanan jual:

  • Candle Pertama: candle merah tebal yang mengikuti tren penurunan.
  • Candle Kedua: candle hijau kecil yang seluruh badannya (Open dan Close) berada di dalam jangkauan badan candle merah pertama.

Pola ini menunjukkan bahwa tekanan jual yang tadinya agresif mendadak terhenti dan pasar mulai memasuki fase jeda atau konsolidasi sebelum berbalik naik.

2. Bearish Harami (Penanganan Kenaikan)

Bearish Harami terbentuk di puncak tren kenaikan dan menandai terhentinya momentum beli:

  • Candle Pertama: candle hijau tebal dalam tren kenaikan.
  • Candle Kedua: candle merah kecil yang badannya secara utuh berada di dalam jangkauan badan candle hijau pertama.

Para pembeli tidak lagi mampu melanjutkan dorongan harga naik, dan penjual mulai merayap masuk ke dalam pasar.

TLKM

Pola Bullish Harami (Saham TLKM)

Perhatikan candle ke-4 (hijau kecil) yang berada di dalam badan candle ke-3 (merah tebal), menghentikan tren turun

3.5403.6233.7053.7883.870Hari 1Hari 2Hari 3Hari 4Hari 5Hari 6
Pengereman Tren Turun
Reversal Naik
Volume Transaksi (Lot)Hijau: Beli Dominan | Merah: Jual Dominan

Harami Cross (Doji Harami)

Jika candle kedua pada pola Harami berbentuk Doji (badan berupa garis tipis), pola ini dinamakan Harami Cross. Harami Cross memberikan sinyal keraguan dan pembalikan yang lebih kuat dibandingkan Harami biasa.

Bullish Harami pada Saham TLKMData Perdagangan BEI

Saham TLKM tertekan turun dari Rp 3.900 ke Rp 3.550:

  • Hari 1: Candle merah tebal jatuh dari Rp 3.650 ke Rp 3.550.
  • Hari 2: Candle hijau kecil dibuka di Rp 3.570 dan ditutup di Rp 3.610 (berada di dalam body 3.550–3.650).

Terbentuk pola Bullish Harami. Hari ke-3 diiringi candle hijau menguat ke Rp 3.680, mengonfirmasi penghentian tren turun TLKM.

Ringkasan

  • Harami adalah pola 2 candle di mana badan candle kedua yang kecil berada sepenuhnya di dalam badan candle pertama yang besar.
  • Bullish Harami terjadi di dasar tren turun sebagai tanda pengereman laju penurunan.
  • Bearish Harami terjadi di puncak tren naik sebagai tanda terhentinya dorongan kenaikan.
  • Jika candle kedua berbentuk Doji, dinamakan Harami Cross dan memiliki tingkat validitas yang lebih tinggi.

Uji Pemahaman Singkat

1.Manakah perbedaan struktur visual utama antara pola Engulfing dan pola Harami?

2.Apakah makna dari kemunculan pola Bullish Harami di dasar tren penurunan harga?