Kertas
4m

Three Black Crows

Three Black Crows adalah pola pembalikan turun tiga candle yang terdiri dari tiga candle merah tebal berurutan di puncak tren naik.

Kebalikan dari Three White Soldiers, Three Black Crows (Tiga Gagak Hitam) adalah pola pembalikan arah turun (bearish reversal) yang terdiri dari tiga candle merah tebal berurutan di puncak kenaikan harga.

Nama "Tiga Gagak Hitam" menggambarkan petanda buruk bagi para pemegang saham, karena pola ini memperlihatkan gelombang penjualan beruntun yang meruntuhkan tren kenaikan secara dramatis.

Anatomi Three Black Crows

Kriteria fisik pola Three Black Crows yang valid:

  1. Tiga Candle Merah Berurutan: muncul di puncak tren kenaikan (uptrend) atau area puncak konsolidasi.
  2. Pembukaan di Dalam Badan Sebelumnya: setiap candle dibuka di dalam jangkauan badan (body) candle merah hari sebelumnya.
  3. Penutupan Mendekati Harga Terendah: setiap candle ditutup di dekat harga terendah (Low) harinya, sehingga memiliki ekor bawah yang sangat pendek.
  4. Membuat Terendah Baru: setiap candle ditutup lebih rendah dari harga penutupan hari sebelumnya.

Pola ini mencerminkan situasi panik di mana penjual membanjiri bursa dengan aksi pelepasan barang tanpa ada perlawanan berarti dari pihak pembeli selama tiga sesi berturut-turut.

GOTO

Pola Three Black Crows (Saham GOTO)

Amati 3 candle merah tebal berurutan (candle 3, 4, 5) yang ditutup di dekat harga Low harinya

94101108115122Hari 1Hari 2Hari 3Hari 4Hari 5Hari 6
Fase Kenaikan
3 Black Crows Crash
Volume Transaksi (Lot)Hijau: Beli Dominan | Merah: Jual Dominan

Sinyal Keluar Posisi

Kemunculan Three Black Crows setelah tren naik panjang adalah salah satu sinyal bahaya paling jelas dalam analisis teknikal. Pola ini mengindikasikan bahwa tren naik telah berakhir dan risiko penurunan lebih dalam sangat terbuka.

Three Black Crows pada Saham GOTOData Perdagangan BEI

Setelah sempat rebound naik ke Rp 120, saham GOTO membentuk pola Three Black Crows di area resistance:

  • Hari 1: Candle merah tebal turun dari Rp 120 ke Rp 114.
  • Hari 2: Buka di Rp 116 (di dalam body hari 1) dan ditutup di Rp 108.
  • Hari 3: Buka di Rp 110 (di dalam body hari 2) dan ditutup di Rp 102.

Tiga candle merah berurutan ini menghancurkan struktur rebound dan membawa GOTO masuk ke tren penurunan baru.

Ringkasan

  • Three Black Crows terdiri dari 3 candle merah tebal berurutan di puncak tren naik.
  • Setiap candle dibuka di dalam badan candle sebelumnya dan ditutup mendekati harga terendah harinya.
  • Mengindikasikan dominasi tekanan jual yang sangat agresif selama tiga sesi beruntun.
  • Menjadi sinyal peringatan kuat berakhirnya tren naik dan awal mulanya downtrend.

Uji Pemahaman Singkat

1.Apakah indikasi utama dari pola Three Black Crows yang terbentuk di puncak kenaikan harga?

2.Manakah perbedaan utama antara Three White Soldiers dan Three Black Crows?