Kalkulasi Average Price (Harga Rata-Rata) Saham
Cara menghitung harga rata-rata beli saham (Average Price) dengan memperhitungkan biaya komisi transaksi sekuritas.
Average Price (Harga Rata-Rata Beli) adalah angka acuan biaya per lembar saham yang dihitung dari total akumulasi modal kas yang dikeluarkan (termasuk biaya komisi sekuritas) dibagi dengan total jumlah lembar saham yang dimiliki.
Formula Kalkulasi Weighted Average Price
Ketika pembelian dilakukan dalam beberapa kali transaksi pada tingkat harga yang berbeda, Average Price dihitung menggunakan formula rata-rata terbobot (Weighted Average Cost):
Average Price = [ Total Modal Beli + Total Komisi Beli ] / Total Jumlah Lembar Saham
Pengaruh Komisi Beli pada Average Price
Biaya komisi pembelian yang dipotong oleh perusahaan sekuritas (umumnya 0.15% s.d. 0.20%) dimasukkan ke dalam penambahan modal awal, sehingga Average Price di aplikasi aplikasi sekuritas akan sedikit lebih tinggi dibanding harga nominal saat order matched.
Investor melakukan pembelian saham BBRI dalam dua tahap (Komisi beli sekuritas: 0.15%):
- Tahap 1: Beli 10 lot (1.000 lembar) di harga Rp 4.000.
- Modal: Rp 4.000.000 + Komisi (Rp 6.000) = Rp 4.006.000.
- Tahap 2: Beli 20 lot (2.000 lembar) di harga Rp 4.300.
- Modal: Rp 8.600.000 + Komisi (Rp 12.900) = Rp 8.612.900.
Total Modal Kas Dikeluarkan: Rp 4.006.000 + Rp 8.612.900 = Rp 12.618.900. Total Lembar Saham: 1.000 + 2.000 = 3.000 lembar.
Average Price = Rp 12.618.900 / 3.000 lembar = Rp 4.206,3 per lembar
Ringkasan
- Average Price mencerminkan biaya modal bersih per lembar saham yang dimiliki.
- Menggunakan kalkulasi rata-rata terbobot berdasarkan akumulasi lembaran saham.
- Komisi transaksi beli menambah nilai modal sehingga menaikkan angka Average Price.
Uji Pemahaman Singkat
1.Mengapa angka Average Price saham pada aplikasi trading sekuritas umumnya sedikit lebih tinggi dari harga penawaran saat order terisi (matched)?
2.Seorang investor membeli 1.000 lembar di harga Rp 1.000 (modal Rp 1.000.000) dan 1.000 lembar lagi di harga Rp 2.000 (modal Rp 2.000.000). Mengabaikan komisi, berapa Average Price sahamnya?