Fenomena Absorption (Penyerapan Order)
Pengertian fenomena absorption order, penyerapan tembok antrian besar oleh institusi, dan sinyal breakout harga.
Absorption (Penyerapan Order) adalah kondisi di mana penawaran antrian volume lot yang sangat tebal pada suatu tingkat harga (Wall) berhasil diserap (absorbed) secara bertahap hingga tuntas oleh pembeli atau penjual yang dominan.
Ciri-Ciri Fenomena Absorption di Order Book
Terjadinya Absorption menandakan hadirnya akumulasi atau distribusi nyata dari investor berkekuatan modal besar:
- Tembok Penawaran Tebal: Terlihat tembok antrian besar (contoh: 50.000 lot di Offer Rp 2.000).
- Transaksi Agresif Beruntun: Running trade menampilkan rentetan transaksi Haka berulang-ulang pada harga Rp 2.000.
- Penyusutan Volume Tembok: Angka volume Offer di Rp 2.000 terus menyusut (dari 50.000 lot $\rightarrow$ 30.000 lot $\rightarrow$ 10.000 lot $\rightarrow$ 0 lot).
Implikasi Sinyal Trading dari Absorption
Ketika tembok Offer yang sangat tebal berhasil diserap habis (Absorption Complete), penghalang kenaikan harga telah hilang. Hal ini sering kali menjadi sinyal awal terjadinya Breakout di mana harga saham akan melesat naik ke fraksi harga berikutnya dengan cepat.
Saham TLKM mengantri di Offer harga Rp 3.000 sebanyak 100.000 lot:
- 09:30 WIB: Investor institusi A melakukan Haka 30.000 lot $\rightarrow$ Sisa Offer: 70.000 lot.
- 09:32 WIB: Investor institusi B melakukan Haka 40.000 lot $\rightarrow$ Sisa Offer: 30.000 lot.
- 09:35 WIB: Trader ritel & algoritma memakan sisa 30.000 lot $\rightarrow$ Tembok Terkikis Habis (0 Lot).
- Hasil: Harga saham langsung melompat ke Rp 3.010 dan mengalami penguatan lanjutan (Bullish Momentum).
Ringkasan
- Absorption adalah proses terkikis habisnya tembok antrian lot tebal oleh eksekusi transaksi lawan.
- Menunjukkan adanya akumulasi atau distribusi nyata oleh pelaku pasar berdana masif.
- Tuntasnya proses absorption pada tembok Offer sering memicu lonjakan kenaikan harga (Breakout).
Uji Pemahaman Singkat
1.Apakah yang ditunjukkan oleh fenomena Absorption ketika tembok antrianOffer yang tebal berhasil terkikis habis diserap pembeli?
2.Bagaimanakah perubahan angka volume antrian pada papan order book saat fenomena Absorption berlangsung?