Mengukur Order Imbalance (Ketidakseimbangan Antrian)
Pengertian Order Imbalance ratio, cara mengukur rasio total volume bid vs offer, dan mengidentifikasi tekanan pasar.
Order Imbalance (Ketidakseimbangan Antrian) adalah kondisi di mana terdapat perbedaan akumulasi volume lot yang sangat mencolok antara total antrian beli (Total Bid Volume) dan total antrian jual (Total Offer Volume) di papan order book.
Formula Mengukur Bid-Offer Ratio
Untuk mengukur tingkat ketidakseimbangan tekanan penawaran dan permintaan:
Bid-Offer Ratio = Total Akumulasi Volume Bid (Lot) / Total Akumulasi Volume Offer (Lot)
Interpretasi Order Imbalance
- Dominasi Tekanan Beli (Ratio > 1.5): Akumulasi total lot di kolom Bid jauh lebih besar dibanding Offer. Mengindikasikan tingginya minat pembeli yang menopang pasar.
- Dominasi Tekanan Jual (Ratio di bawah 0.6): Akumulasi total lot di kolom Offer jauh melimpah dibanding Bid. Mengindikasikan potensi tekanan aksi jual melimpah di bursa.
Waspada Perangkap Imbalance Semu
Angka Total Bid Volume yang sangat besar bisa saja merupakan hasil manipulasi taktik Layering/Spoofing.
Investor wajib memverifikasi apakah antrian besar tersebut benar-benar tereksekusi di pita transaksi running trade atau sekadar dipajang sebagai tembok umpan.
Suatu saham menunjukkan ringkasan total antrian:
- Total Bid Vol: 350.000 lot
- Total Offer Vol: 70.000 lot
- Bid-Offer Ratio: 350.000 / 70.000 = 5.0
Kesimpulan: Terjadi Order Imbalance signifikan (Ratio 5.0) yang menunjukkan antrian permintaan beli 5 kali lipat lebih banyak dibandingkan antrian penawaran jual.
Ringkasan
- Order Imbalance mengukur ketidakseimbangan total akumulasi volume lot di sisi Bid vs Offer.
- Rasio > 1.5 mengindikasikan tekanan beli, sedangkan rasio di bawah 0.6 mengindikasikan tekanan jual.
- Selalu silangkan analisis rasio imbalance dengan data eksekusi nyata pada pita running trade.
Uji Pemahaman Singkat
1.Apakah indikasi utama jika angka akumulasi Total Bid Volume tercatat 5 kali lipat lebih besar dibanding Total Offer Volume (Ratio 5.0)?
2.Mengapa angka total volume Bid yang sangat besar pada papan order book tetap wajib diverifikasi dengan pita running trade?